Kategori: Sastra & Puisi

  • Dua Siswa Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya Terpilih sebagai Penyanyi Cilik dalam Launching Lagu Anak Ceria

    Dua Siswa Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya Terpilih sebagai Penyanyi Cilik dalam Launching Lagu Anak Ceria

    pwmu.co – Dua siswa berbakat dari Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Nabila Kamila Ulfa (V Azhar Basyir) dan Rasya Jovia Hanindya Wicaksono (VI Yunus Anis), menorehkan prestasi membanggakan dengan terpilih sebagai penyanyi cilik dalam peluncuran lagu berjudul “Anak Ceria.”

    Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Seni Budaya (LSB) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya.

    Lagu Anak Ceria resmi dilaunching pada Selasa (9/12/2025) di Gedung TMB SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya dalam acara bertajuk Launching Lagu Anak & Seminar Seni Budaya.

    Dengan mengusung tema “Pengaruh Seni Musik Terhadap Kepribadian Anak,” kegiatan ini tidak hanya menampilkan kreativitas para siswa, tetapi juga menghadirkan diskusi mendalam tentang peran seni musik dalam pembentukan karakter.

    Guru musik Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Dwi Cahyo Purnomo, S.Pd, mengungkapkan kebanggaannya atas keterlibatan dua anak didiknya dalam proyek tersebut.

    “Saya sangat bersyukur karena dua siswa saya terlibat dalam membawakan lagu Anak Ceria,” ujarnya penuh bangga.

    Acara semakin istimewa dengan hadirnya Kyai Kusen Cepu, Wakil Ketua Lembaga Seni Budaya Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa seni musik memiliki peran penting dalam menumbuhkan rasa percaya diri, empati, dan kepekaan sosial pada diri anak.

    Partisipasi Nabila dan Rasya menjadi bukti nyata komitmen Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya dalam mengembangkan potensi seni siswa. Melalui panggung ini, keduanya tidak hanya menunjukkan kemampuan vokal, tetapi juga menjadi inspirasi bagi teman-teman sebaya untuk terus berkarya dan meraih prestasi di bidang seni budaya. (*)

    *) Penulis : Ahmad Mahmudi
    *) Editor : Alfain jalaluddin ramadlan

  • Friendpreneurship Sekolah Kreatif Baratajaya Ajak Siswa Belajar Berwirausaha Sambil Berdonasi

    Friendpreneurship Sekolah Kreatif Baratajaya Ajak Siswa Belajar Berwirausaha Sambil Berdonasi

    pwmu.co – Usai Sumatif Akhir Semester Ganjil dan Assembly Learning, Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Baratajaya Surabaya mengadakan Entrepreneur Week 2025, Senin–Jumat (9–13/12/2025) pukul 08.00–11.00 WIB.

    Kegiatan ini digelar selama lima hari berturut-turut dan diikuti seluruh siswa kelas I hingga VI. Setiap jenjang mendapat giliran tampil sesuai jadwal yang telah ditentukan, sehingga seluruh siswa dapat terlibat aktif dalam suasana wirausaha yang semarak.

    Kegiatan tahunan yang digelar di halaman sekolah yang beralamat di Jalan Baratajaya I Nomor 11 ini disulap bak pasar atau bazar yang dipenuhi aneka makanan, minuman, alat tulis, mainan, dan aksesori.

    Bertajuk Friendpreneurship, Peduli Aceh dan Sumatra, kegiatan ini digelar untuk belajar jual beli sejak dini dan berdonasi melalui praktik langsung dengan menyenangkan. Hasil jualan nantinya akan didonasikan untuk saudara-saudara di Aceh dan Sumatra yang terkena bencana alam banjir bandang.

    Acara berlangsung meriah. Para siswa berkostum ala pejuang, pahlawan, superhero, baju adat, profesi, dan lainnya berjajar rapi di balik meja dengan dagangan yang siap dijual.

    Sebelum proses jual beli dimulai, para pengunjung yang datang dihibur dengan berbagai tampilan, seperti senam tujuh kebiasaan anak hebat, dongeng, tari, dan masih banyak yang lainnya.

    Kegiatan Entrepreneur Week ini kembali diamanahkan kepada siswa kelas VI sebagai Event Organizer (EO) atau panitia dengan sistem jual beli menggunakan kupon.

    Sebelum membeli, siswa dianjurkan untuk membeli kupon di panitia dengan nominal 5.000 dan 10.000 sebagai alat transaksi. Setelah acara selesai, para penjual menukarkan kupon yang sudah didapatkan kepada panitia untuk diganti dengan uang.

    Para panitia mengurus dan mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan ini. Mulai dari mempersiapkan meja dan kursi, sound system, MC, fotografer, kupon, menyusun acara, tim keamanan, serta tampilan. Di sini ustaz dan ustazahnya hanya sebagai fasilitator.

    “Kak, ayo beli, Kak! Ustazah ayo dibeli, Us, ini pudding coklat cuma lima ribuan aja,” begitulah ajak Brawisesa Narayana Tunggadewa dan teman-temannya, siswa kelas I yang giat menawarkan dagangannya untuk menarik minat pembeli yang berlalu-lalang melewati depan stan-nya.

    Kepala Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Ely Rhodlifah S.H M.Pd mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini.

    “Alhamdulillah semangat anak-anak sangat tinggi dalam mengikuti Entreprenur Week ini,” ungkapnya.

    Ia menambahkan, kegiatan ini memberi pengalaman mengesankan dan menarik bagi siswa.

    “Siswa diajak belajar jadi wirausaha sejak dini. Mempraktikkan bagaimana cara berjualan. Serta berani untuk mempromosikan produk jualannya,” ujarnya.

    Melalui kegiatan seperti ini, lanjut dia, dapat membuat belajar siswa semakin menyenangkan.

    “Semoga nantinya anak-anak bisa menjadi pengusaha yang dermawan di masa mendatang. Semangat, anak hebat!” harapnya.

    Di akhir acara, para siswa menyumbangkan sebagian keuntungan yang diperoleh dari penjualan produknya untuk disumbangkan kepada saudara-saudara di Aceh dan Sumatra yang terkena bencana alam. Donasi dari penjualan kelas I terkumpul Rp6.080.000.

    Evelyn Aqila Ramdiwal, siswa kelas II, salah satu pembeli, mengaku senang karena bisa ikut membeli jualan kelas I.

    “Barang yang dijual banyak, aku bingung pilih yang mana. Jadinya aku beli spageti yang harganya lima ribu rupiah,” ungkapnya.

    *) Penulis : Riska Oktaviana | Editor : Zahra Putri Pratiwig

  • Entrepreneur Week 2025; Sebuah Persembahan Kepedulian, Kreativitas, dan Kepemimpinan Siswa

    Entrepreneur Week 2025; Sebuah Persembahan Kepedulian, Kreativitas, dan Kepemimpinan Siswa

    Sekolahkreatif.com – Seolah tak pernah kehabisan gagasan segar, Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya yang akrab dikenal dengan sebutan Sekolah Kreatif Baratajaya kembali mengukir inovasi melalui gelaran Entrepreneur Week 2025. Kegiatan yang berlangsung pada 8–12 Desember 2025 ini menjadi lebih dari sekadar acara rutin sekolah. Dengan mengusung tema “Friendpreneurship, Peduli Aceh dan Sumatra”, Entrepreneur Week tampil sebagai panggung besar pembelajaran; sebuah ruang luas yang merangkul nilai wirausaha, budaya, empati, serta kepemimpinan siswa.
    Sejak hari pertama, suasana sekolah berubah menjadi laboratorium pembelajaran yang hidup. Di sinilah seluruh siswa kelas VI diberi kepercayaan menjadi panitia penuh, belajar mengelola sebuah kegiatan besar dengan kedewasaan dan rasa tanggung jawab. Di garda terdepan, tampak sosok tenang namun kokoh, Orchidea Khaerunnisa Ivory dari kelas VI Yunus Anis, sang ketua panitia yang memimpin dengan kelembutan sekaligus ketegasan. Kemampuan Orchidea merangkul setiap anggota panitia menunjukkan bahwa kepemimpinan sejati bukan hanya tentang memberi instruksi, tetapi juga menghadirkan keteladanan.
    Keteraturan alur acara juga tak lepas dari sentuhan lembut Kania Prajnazanitha Harindra dari kelas VI Yunus Anis sebagai koordinator acara. Dengan ketenangan yang menyejukkan, ia memastikan setiap transisi, penampilan, dan rangkaian acara berjalan harmonis. Kehadirannya seakan menjadi penuntun ritme, menjaga agar setiap momentum tampil padu dan memikat.
    Sementara itu, panitia perlengkapan menjadi sosok-sosok yang bekerja dalam diam namun penuh ketulusan. Mereka datang lebih pagi, menata bangku, mendirikan panggung mini, mengatur sound system, dan memastikan semua kebutuhan siap digunakan. Kebersamaan terasa hangat ketika seluruh panitia saling membantu, membuktikan bahwa kerja besar selalu tercipta dari hati yang saling menguatkan.
    Kemeriahan Entrepreneur Week 2025 semakin lengkap dengan hadirnya berbagai penampilan dari ekstrakurikuler dan pembinaan khusus. Mulai dari vokal, hip hop, gitar, angklung, tari, cooking class, English Fun, wushu, presenter, Kepanduan HW, hingga tapak suci, semuanya menampilkan warna kreativitas siswa yang begitu kaya. Setiap pertunjukan menjadi bukti bahwa bakat anak berkembang subur ketika diberikan ruang untuk tumbuh.
    Sekolah Kreatif Baratajaya memang terus berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang membentuk karakter pemimpin. Melalui perpaduan kurikulum nasional berbasis deep learning, kurikulum sekolah kreatif, serta program Leader in Me, sekolah ini mendorong siswa untuk mengenali potensi diri dan mengasah kepemimpinan sejak dini. Slogan sekolah, “Selalu berusaha untuk lebih baik”, bukan hanya sekadar semboyan, melainkan semangat yang benar-benar diwujudkan setiap hari.
    Dengan pendekatan pembelajaran edutainment, para siswa bebas mengekspresikan gaya belajar masing-masing. Mereka belajar dalam suasana yang menyenangkan, penuh tantangan positif, dan mengakomodasi keragaman potensi. Tidak ada siswa yang hanya menjadi penonton; setiap anak diberi ruang untuk bersinar.
    Karena di Sekolah Kreatif Baratajaya, setiap siswa diyakini sebagai pribadi yang berharga, pribadi yang mampu memimpin. Dan keyakinan itu tertanam kuat dalam diri mereka: ‘I Am a Leader’.
    *Jurnalis : Ahmad Mahmudi

  • Sekolah Kreatif Baratajaya Hadir di  Awarding 1000 Duta AI Graha ITS

    Sekolah Kreatif Baratajaya Hadir di Awarding 1000 Duta AI Graha ITS

    Ajang Awarding Pemenang Lomba Program 1000 Duta AI digelar dalam rangkaian acara puncak AI Talent and Innovation Day 2025 (ATID 2025) pada Selasa (9/12/2025) di Graha ITS. Kegiatan ini dihadiri ratusan peserta dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK sederajat dari berbagai sekolah di Indonesia.

    Acara dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung dengan kehadiran para guru, siswa, serta tokoh dalam bidang pendidikan dan teknologi. Salah satu agenda utama ialah pengumuman pemenang Lomba 1000 Duta AI yang diserahkan secara langsung oleh Menteri Komunikasi dan Digital.

    Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya turut mengikuti kegiatan tersebut. Kepala Urusan Kesiswaan, Ira Nurmasari, S.T., S.Pd., dan perwakilan guru, Abdul Rozak, S.Pd., mendampingi para siswa sebagai bagian dari dukungan sekolah terhadap pengembangan talenta digital.

    Salah satu siswa Sekolah Kreatif yang masuk nominasi Awarding Pemenang Lomba Program 1000 Duta AI ialah Elora Nareswari (VI Yunus Anis) melalui karya poster yang diikutsertakan lewat platform Instagram. Pihak sekolah menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan adanya perkembangan kemampuan siswa dalam bidang kreativitas dan digital.

    Selain Elora, terdapat Faiz Aqila Adlar (V Ibnu Majid), Ambar Waluyo Krido Sakti (V Banu Musa), Naggala Ali Reigapatra Cokrowijoyo (V Banu Musa), dan Aldea Azizah Zayyani (VI Yunus Anis) yang juga hadir dalam kegiatan tersebut sebagai Duta AI Sekolah Kreatif Baratajaya.

    Para Duta AI berkesempatan mengikuti beberapa sesi interaktif. Naggala Ali Reigapatra Cokrowijoyo (V Banu Musa) mencoba sejumlah aplikasi AI dan berinteraksi dengan robot berbasis kecerdasan buatan. “Aku senang sekali karena tadi bisa bermain game dari aplikasi dari AI dan berbicara dengan robot secara langsung,” ujar Gala. Acara ATID 2025 juga menampilkan pembagian door prize pada akhir kegiatan. Para peserta mengikuti sesi tersebut hingga seluruh rangkaian acara selesai. Sekolah menyampaikan bahwa partisipasi dalam ATID 2025 diharapkan dapat memperluas pengalaman siswa dalam bidang teknologi serta mendorong minat mereka terhadap pengembangan kecerdasan buatan. (*)

    *) Penulis : Ahmad Mahmudi | Editor : Tanwirul Huda